Dampak Pertumbuhan Ekonomi, Sektor Pertanian, dan Ketimpangan terhadap Kedalaman Kemiskinan di Jambi
DOI:
https://doi.org/10.33005/jedi.v9i1.459Keywords:
ARDL, GINI RATIO, PDRB PER KAPITA, KONTRIBUSI SEKTOR PERTANIAN, INDEKS KEDALAMAN KEMISKINAN, ARDLGini ratio; Indeks kedalaman kemiskinan; Kontribusi sektor pertanian; PDRB per kapitaAbstract
This study analyzes the dynamic impact of GRDP per capita, agricultural contribution, and Gini Ratio on the Poverty Gap Index in Jambi (2002–2024) using the Autoregressive Distributed Lag (ARDL) approach. Data were sourced from BPS Jambi and reconstructed to ensure time-series consistency. The results reveal a development paradox: in the short run, GRDP and current agricultural output significantly reduce the poverty gap. However, a "sign reversal" occurs in agricultural lags, where past contributions correlate positively with poverty, indicating vulnerability to terms-of-trade shocks. Furthermore, income inequality significantly exacerbates poverty depth. The Error Correction Term (-0.5488) shows a rapid adjustment to equilibrium. In the long run, the insignificance of variables confirms a "growth without development" phenomenon. These findings suggest that poverty alleviation in Jambi lacks structural foundations, necessitating agricultural industrialization and adaptive social protection.
Keywords: Agricultural sector; ARDL; Gini ratio; GRDP per capita; Poverty gap index
ABSTRAK
Studi ini menganalisis dampak dinamis PDRB per kapita, kontribusi pertanian, dan Gini Ratio terhadap Indeks Kedalaman Kemiskinan di Jambi (2002–2024) menggunakan pendekatan ARDL. Data bersumber dari BPS Provinsi Jambi yang direkonstruksi untuk menjamin konsistensi deret waktu. Hasil penelitian mengungkap paradoks pembangunan: dalam jangka pendek, PDRB dan output pertanian tahun berjalan signifikan menurunkan kedalaman kemiskinan. Namun, ditemukan "pembalikan arah" (sign reversal) pada lag pertanian, di mana kontribusi masa lalu berkorelasi positif dengan kemiskinan akibat kerentanan terhadap guncangan nilai tukar. Selain itu, ketimpangan pendapatan secara signifikan memperparah kedalaman kemiskinan. Error Correction Term (-0,5488) menunjukkan penyesuaian cepat menuju keseimbangan. Dalam jangka panjang, ketidaksignifikanan variabel mengonfirmasi fenomena "pertumbuhan tanpa pembangunan". Temuan ini menyiratkan perlunya transformasi struktur ekonomi melalui industrialisasi pertanian dan perlindungan sosial adaptif.
Kata kunci: ARDL; Gini ratio; Indeks kedalaman kemiskinan; PDRB per kapita; Sektor pertanian
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Reza Ilyas Pratama, Candra Mustika

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



